|
|
| |
|
|
| Edisi 3 |
|
 |
- PMRI dan KBK dalam Era Otonomi Pendidikan.
- Asesmen dalam Pembelajaran Matematika Realistik |
Page1, 599Kb
|
- Komentar Tentang Guru PMRI
- Problem |
page2, 112Kb
|
- Mengapa Harus Algoritma?
- Prestasi Matematika Anak Indonesia Rendah |
page3, 121Kb
|
- Hukum Pythagoras
- Konvensional vs Realistik Dalam Perkalian |
page4, 148Kb
|
|
| Edisi 5 |
|
 |
- Seminar dan Lokakarya PMRI di Bandung, September 2004
- Konferensi Pendidikan Matematika di ITB
page1, 840Kb
|
- Kesabaran Guru Kunci Suksesnya PMRI
- Alat Peraga Murah Dalam PMRI: “KARTU BILANGAN" |
page2, 666Kb
|
- Peran Alat Peraga dalam PMRI
- Melalui PMRI Penghargaan Kepada Siswa Terbentuk
- Membuat Soal dan Memecahkan Sendiri |
page3, 1.5Mb
|
- Suasana Belajar dapat Mempengaruhi Siswa dalam Membagun Pengetahuan
- Alat Peraga Murah Dalam PMRI: “MANIK-MANIK” (bagian 2) |
page4, 522Kb
|
- Mengembangkan Pemodelan Suatu Masalah Kontekstual
- NOL = TIDAK ADA ? |
page5, 178Kb
|
- Alat Peraga Murah Dalam PMRI : "KAOS KHAKI”
- Problem
- Kesan dan Pesan dari Lokakarya PMRI |
page6, 688Kb
|
|
|
|
|
|
|